TMMD Dibutuhkan Kehadirannya Oleh Warga Desa Tertinggal

  • Whatsapp

Kapuas, – 75 tahun merupakan umur TNI yang tidak muda lagi, untuk itu rakyat harus terus bersama TNI, sehingga kemanunggalan TNI dan Rakyat harus terus terjaga dengan baik. Dengan umur ke 75 tahun tentunya pengalaman TNI sudah sangat mumpuni dalam ikut serta membangun Bangsa dan Negara terutama dalam pertahanan negara.

Menurut Dansatgas TMMD 110 Kodim 1011/KLK Kapuas Letkol Infantri Ari Bayu Saputro, Selasa (23/2/21) mengatakan, ”Tidak ada omong kosong dalam kamus TNI dalam ikut serta mensejahterakan masyarakat, tetapi bukti konkrit dilapangan dapat dilihat secara nyata, bahwa TNI mampu memberikan kemajuan serta manfaat besar bagi kemajuan perekonomian warga. Karena program yang dilaksanakan sudah melalui seleksi yang ketat dari Tim TMMD.”

Bayu juga melanjutkan, untuk bukti konkrit program TNI dilakukan sejak masih ABRI Masuk Desa (AMD) yang hingga sekarang menjadi TMMD. Masyarakat di pedesaan begitu merasakan hasil dari program tersebut. Dengan bukti itulah maka TMMD hingga saat ini masih sangat diharapkan kehadirannya oleh warga desa tertinggal agar dapatnya membantu dengan program pembangunan yang tepat sasaran.

Hal yang diungkapkan Dandim tersebut ternyata juga dibenarkan kades Saka lagun Zulkifli yang mengatakan, ”Dengan adanya program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) gairah dan semangat warga desa kami begitu nampak sekali.Warga desa yang awalnya masih malas, lesu dan tidak bergairah kini setelah adanya program TNI AD di Desa Saka Lagun semangat warga muncul dengan sendirinya.”

Seluruh warga seperti terbangun dari tidurnya, karena harapan bahwa infrastruktur didesanya tersentuh program yang kini telah menjadi kenyataan sehingga kedepan diharapkan dapat menata kehidupan ekonomi yang semakin baik dari sebelumnya. (*)

  • Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *