Telaten, Warga Potong Kayu dengan Senso

  • Whatsapp

Kapuas,- Anggota Kodim 1011/KLK sudah mulai mempersiapkan segala sesuatu yang nantinya akan digunakan untuk pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa di Desa Saka Lagun, Kecamatan Pulau Petak, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah dengan cara berkoordinasi dengan aparat Desa dan juga Kecamatan karena dalam pengerjaan TMMD ini hanya diberi waktu selama 30 hari sejak diukanya pelaksanaan TMMD oleh Mabes AD.

Pembuatan jembatan yang saat ini sudah mulai dikerjakan, nampak antara anggota TNI dari Kodim 1011/KLK bersama dengan warga Desa Saka Lagun mulai tahap pemotongan kayu Galam yang akan digunakan untuk pembuangunan jembatan di Desa Saka Lagun.

Tumiran, seorang tukang senso dari Desa Saka Lagun nampak dengan telaten memotong kayu-kayu Galam yang ada di lokasi TMMD. Satu-persatu kayu yang ada di depannya bahkan tak luput dari serangannya karena kayu tersebut memang harus dilakukan pemotongan terlebih dahulu.

“Memegang senso harus dengan hati-hati dan telaten agar tingkat keamanannya terjaga. Yang terpenting kita selalu hati-hati,” kata Tumiran, Rabu (24/2/21).

Dirinya juga merasa senang dan gembira karena pelaksanaan TMMD di Desa Saka Lagun ini tidak hanya melakukan kegiatan fisik saja, namun kegiatan non fisik juga dikerjakan.

“Saya senang karena program TMMD tidak hanya mengerjakan pengerjaan fisik, namun juga mengerjakan pekerjaan non fisik sehingga dapat sebagai tambahan ilmu bagi warga Desa Saka Lagun ini,” pungkasnya. (*)

  • Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *