Angan – Angan Dan Impian yang Jadi Kenyataan Warga

  • Whatsapp

Kapuas – Mendapat Amanah dari Negara merupakan Kebanggaan Tersendiri bagi Dandim 1011/KLK Kapuas letkol Infantri Ari Bayu saputro dalam pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa Ke 110 Tahun 2021 Khususnya di Desa Saka Lagun Kecamatan Pulau Petak, Kabupaten Kapuas Propinsi Kalimantan Tengah.

Satu kepercayaan dimana melaksanakan Program untuk ikut mensejahterakan masyarakat Desa yang tertinggal baik dari Infrastruktur maupun non Infrastruktur. Dengan membangun disemua sektor kehidupan tentu akan mengubah kehidupan masyarakat desa menjadi lebih baik dari kehidupan yang sebelumnya. Karena dengan adanya Infrastruktur tentunya semua apa yang dicita – citakan akan menjadi lebih mapan dan maju seperti yang telah diharapkan.

Impian dan angan – angan dari seluruh masyarakat Desa Saka Lagun tersebut kini telah terwujud berkat Program TNI, melalui Program TMMD 110 Tahun 2021. Dengan adanya program tersebut harus ada penjelasan, pemahaman serta wawasan agar seluruh warga desa mampu untuk memahami dan melaksanakan kegiatan tersebut tanpa ada unsur terpaksa ataupun malu dengan lingkungan, tetapi bagaimana warga itu datang karena rasa iklas serta dengan kesadaran sendiri.

Karena masyarakat dipelosok masih sangat minim untuk menangkap pembangunan dengan matang, karena permasalahan sumber daya dan kemampuan untuk menangkap sinyal pemerataan pembangunan tersebut masih sangat terbatas sekali. Karena mereka belum paham akan arti dari wawasan kebangsaan serta maksud dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Bila warga Desa mampu memahami hal tersebut tidak akan ada istilah perbedaan yang mengakibatkan pada perpecahan, tetapi yang ada adalah kesamaan pendapat untuk kemajuan dan kesejahteraan.

“Warga Desa harus banyak mendapatkan wawasan kebangsaan agar mengerti arti dari TMMD, Karena sebagian besar dari warga desa hanya mengerti pembangunan didesanya merupakan bantuan dari TNI dan dikerjakan oleh TNI hanya sebatas itu saja, tetapi tidak memahami arti maksud dan tujuannya,” kata Kapten Inf. Handoyo, Jumat (26/2/21).
Untuk itu sosialisasi tentang TMMD jangan hanya diberikan kepada masyarakat desa saja tetapi para pelajar dan generasi muda harus mengerti tujuan utama dari TMMD. Termasuk dengan cara pendekatan melalui komsos dilokasi kegiatan Pra TMMD, sehingga generasi muda akan mengerti arti persatauan dan kesatuan serta kebersamaan dalam membangun kebersamaan untuk meraih kesuksesan.

“Bila mengerti arti yang sebenarnya dengan sendirinya masyarakat mempunyai semangat serta perjuangan yang tinggi untuk mencapai tujuan keadilan, kebersamaan, keseimbangan dan kemanunggalan dalam karya nyata menyatukan hati membangun perekonomian secara berkesinambungan,”pungkasnya. (*)

  • Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *