Di Desa Tertinggal Para Orang Tua Inginkan Anaknya Mandiri

  • Whatsapp

Kapuas, – Satgas TMMD dalam pelaksanaan kegiatan pengerjaan program non fisik tak lepas melakukan banyak interaksi dengan masyarakat Desa Saka Lagun. Interaksi yang sangat dekat sehingga warga masyarakat merasa seperti keluarga sendiri sehingga masyarakat selalu ingin dekat dengan TNI. Karena TNI dalam melaksanakan Komsos begitu ramah serta mengena dihati warga Desa Saka Lagun. Suatu perilaku positif yang patut dicontoh oleh seluruh warga dan generasi muda.

Setiap warga yang didatangi rumahnya oleh Satgas, seketika raut wajah mereka menjadi ceria. Karena dekat dengan TNI masyarakat merasa nyaman serta banyak mendapat ilmu serta wawasan kebangsaan. Tentunya ketika ngobrol ataupun komunikasi dengan Satgas TMMD 110 Kodim 1011/KLK Kapuas, para orang tua menginginkan anaknya mempunyai masa depan yang cerah.Dari komunikasi tersebut ada anaknya yang ingin jadi tentara, ada yang ingin jadi dokter, ada yang ingin jadi guru , Itulah beberapa jawaban ketika ditanya cita cita anak – anak mereka. Sungguh suatu kebahagiaan bagi para orang tua bila anak – anaknya menjadi manusia yang berbakti dan mandiri sekaligus mapan dalam perekonomiannya.

Tentu semua cita –cita orang tua akan sama dengan anak –anak mereka, jadi itulah perlunya komunikasi antara anak dan orang tua agar ketemu jalan yang terbaik. Untuk sekarang masih labil, belum pada puncak keputusan mereka.

Karena pendirian yang kuat tentu ketika anak –anak sudah mencapai pada puncak disaat SMA. Maka dari interaksi tersebut satgas selalu memberikan semangat kepada orang tua maupun anak untuk terus semangat agar tujuan cita – cita dapat tercapai dengan lancar.

Salah satu orang tua mengatakan, Bahwa anaknya ingin menjadi dokter, maka satgas memberikan semangat yang kuat dengan sistem dan cara yang strategis terkait psikologis anak tersebut, agar terus mau belajar dengan rajin. Jadi ketika keinginan anak memuncak dan dia memang punya tekat serta niat yang besar, maka orang tua harus mengikuti kemauan anak tersebut selama dalam jalur positif demi masa depannya.

Kapten Handoyo, Rabu (10/3/2021) menjelaskan, “Satu contoh orang tua menginginkan anaknya jadi Polisi tetapi anaknya pengen jadi perawat, tentunya orang tua harus mengalah untuk mengikuti kemauan anaknya karena kalau dipaksa justru akan merusak masa depan anak itu sendiri.”

Lebih lanjut ia pun menerangkan, jadi banyak cara bagi para orang tua memantapkan pilihan kepada anaknya menuju masa depan yang lebih baik.

Karena anak – anak tersebut merupakan generasi bangsa, tentu harus dididik dengan baik agar menjadi generasi yang cerdas dan tangguh. Generasi yang mandiri mampu menjadi kebanggaan orang tua bangsa dan negara serta agamanya. (*)

  • Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *