Dandim Banjarnegara Pimpin Kordinasi Pembentukan Isolasi Terpusat

  • Whatsapp

TELEGRAF,- Dandim 0704/Banjarnegara Letkol Arh Sujeidi  Faisal ST., M.han, Kapolres Banjarnegara AKBP Fahmi Arifrianto, S.H., S.IK., M.H., M.Si. dan Sekda Kab.Banjarnegara Drs.H Indarto M.Si serta Instansi terkait melaksanakan rapat Kordinasi Pembentukan Isolasi Terpusat Kabupaten Banjarnegara bertempat di Ruang Yudha Kodim 0704/Banjarnegara. Selasa (27/7/21).

Dandim menyampaikan “rapat kordinasi penyiapan tempat isolasi terpusat dan tentang masyarakat yang melaksanakan isoman. Kita harus melibatkan tokoh masyarakat setempat. Tresing tracking tritmen kita libatkan Babinsa dan Babinkamtibmas, Kepala Desa puskesmas dan masyarakat. Selain itu kita juga mendapat tugas untuk membagikan obat kepada masyarakat yang melaksanakan isoman”, jelasnya.

Bacaan Lainnya

Sementara itu kita harus lebih berhati hati dalam pembagian obat karena kita bukan ahlinya. Selalu kordinasi dengan instansi terkait untuk melaksanakan pendistribusian obat dan sembako.

Diharapkan, kita mempunyai posko data satu pintu informasi yang kita dapat agar lebih mudah. Dalam penyampaian, Kordinasi pelaksanaan isoter dengan berbagai instansi. Pelaksanaan isoter di tingkat Kecamatan, Camat, Danramil Kapolsek dan Kepala Puskesmas.

“Rencananya tempat isolasi terpusat yang kita siapkan, Rumah karantina Sigaluh, 22 tempat tidur, inspektorat, 4 tempat tidur dan BLK klampok 60 – 70 tempat tidur”, ungkapnya.

Kapolres Banjarnegara menyampaikan kita isolasi terpusat penanganannya samakan dengan di Kabupaten Kudus. Karena kalau tidak gitu percuma kita laksanakan isolasi terpusat, karena sifat varianya sama dengan yang di Kabupaten Kudus.

Kita simulasikan menghadapi yang terburuk, dan semoga tidak terjadi di Kabupaten Banjarnegara, kita harus selalu bersosialisasi terhadap masyarakat. Yang terpusat supaya masyarakat tidak bingung dan panik secara anggaran sudah ada seperti untuk kegiatan treking tritmen. Sudah ada anggaran dari tahapan ini, termasuk juga untuk sosialisasinya kemasyarakat.

Sedangkan Sekda Kabupaten Banjarnegara menyampaikan untuk isolasi terpusat yang di tingkat kab disiapkan  Puskesmas Sigaluh 1 (buat masyarakat yang terpapar covid 19)  Inspektorat (untuk nakes yang terpapar Covid 19) dan BLK Pwj Klampok untuk masyarakat di wilayah Susukan, Klampok Purwonegoro, Mandiraja pada prinsipnya dari Pemkab mendukung penuh isolasi terpusat ini.

Harapan dengan adanya isolasi terpusat masyarakat lebih cepat tertangani dari awal hingga akhir. Masyarakat yang sudah ter gejala tidak mau berobat ke puskesmas dan rumah sakit. Sehingga masyarakat bila masuk puskesmas dan rumah sakit kondisinya sudah cukup parah. (Pendimbna).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *